Sayembara dimulai.
Baru beberapa meter menanjak, beberapa ekor katak jatuh ke bawah. Mereka baru sadar, bahwa kemampuan mereka sebagai katak adalah melompat, bukan memanjat. Satu per satu katak mulai berjatuhan, hingga akhirnya tinggal 3 katak yang tersisa.
Saat itu penonton berteriak, "Puncak menara itu terlalu tinggi. Mustahil kalian dapat mencapainya."
Katak yang telah jatuh pun ikut berteriak, "Jatuh dari ketinggian 3
meter saja badanku sudah sakit semua, apalagi jika jatuh dari ketinggian
15 meter. Pasti mengerikan! Tulangmu bisa remuk!"
Salah satu katak yang masih memanjat mulai kuatir, lantas mengundurkan diri. Tinggal 2 katak lagi termasuk si katak kecil.
"Hati-hati, di atas sana licin, kamu bisa terpeleset," lagi-lagi teriakan dari bawah
Akhirnya saingan si katak kecil mengundurkan diri, tinggal katak kecil sendirian.
"Hai katak kecil, di atas licin, kamu bisa jatuh. Angin di atas berembus sangat kencang, kamu bisa terbang terbawa angin."
Katak kecil tak peduli dan terus memanjat. Akhirnya, ia BERHASIL !!
Saat katak kecil turun, penonton mengerubutinya dan bertanya-tanya, bagaimana bisa katak kecil berhasil. Ketika katak kecil diam saja, barulah mereka sadar bahwa katak kecil itu tuli, sehingga tidak bisa mendengar peringatan mereka yang cenderung melemahkan semangatnya.
Salah satu katak yang masih memanjat mulai kuatir, lantas mengundurkan diri. Tinggal 2 katak lagi termasuk si katak kecil.
"Hati-hati, di atas sana licin, kamu bisa terpeleset," lagi-lagi teriakan dari bawah
Akhirnya saingan si katak kecil mengundurkan diri, tinggal katak kecil sendirian.
"Hai katak kecil, di atas licin, kamu bisa jatuh. Angin di atas berembus sangat kencang, kamu bisa terbang terbawa angin."
Katak kecil tak peduli dan terus memanjat. Akhirnya, ia BERHASIL !!
Saat katak kecil turun, penonton mengerubutinya dan bertanya-tanya, bagaimana bisa katak kecil berhasil. Ketika katak kecil diam saja, barulah mereka sadar bahwa katak kecil itu tuli, sehingga tidak bisa mendengar peringatan mereka yang cenderung melemahkan semangatnya.




1 komentar:
Ceritanya bagus kak
Posting Komentar